Fenomena Peniruan Bahasa Anak Usia 5–6 Tahun pada Tayangan YouTube dalam Perspektif Vygotsky

Authors

  • Audy Putri Oktaviani Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Ida Yeni Rahmawati Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Muhammad ‘Azam Muttaqin Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1610

Abstract

Peniruan bahasa di era digital menjadi fenomena krusial karena tingginya intensitas interaksi anak dengan gadget. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena peniruan bahasa anak usia 5–6 tahun dari tayangan YouTube dalam perspektif sosiokultural Vygotsky. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, riset melibatkan 20 anak kelompok B sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi, lalu dianalisis secara interaktif model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan anak meniru kosakata, intonasi, ekspresi, dan gaya bicara dari YouTube, yang kemudian menyebar dalam interaksi sosial melalui teman sebaya. Temuan ini membuktikan YouTube berperan sebagai lingkungan kultural yang memberikan indirect scaffolding bagi bahasa anak. Implikasinya, diperlukan pendampingan aktif dari orang tua dan guru sebagai kurator digital agar anak mampu menyerap bahasa secara kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, F. W., Qonita, Q., & Mulyana, E. H. (2024). Peran media digital terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini di Kober Al-Urwatul Wutsqa. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 73–77. https://doi.org/10.35316/ijec.v6i1.3122

Anggraeni, D. (2021). Penerapan teori Vygotsky dalam pengembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(2), 275–283. https://doi.org/10.23887/paud.v9i2.36154

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.).Sage Publications.

Dore, R. A., Logan, J., Lin, T., Purtell, K. M., & Justice, L. M. (2020). Associations between children’s media use and language and literacy skills. 11, 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01734

Etnawati, S. (2025). Dampak negatif dan positif youtube terhadap perkembangan bahasa anak usia dini: Studi kasus di lingkungan pelita Kota Mataram. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(1)(95–104). https://doi.org/10.35316/ijec.v7i1.3505

Farahsani, Y., Rini, I. P., & Jaya, P. H. (2020). Youtube as a medium for Indonesian toddlers’ second language acquisition (an analysis through children songs). Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching, 4(2), 150–160. https://doi.org/10.31002/metathesis.v4i2.2355.

Friantary, H. (2020). Perkembangan bahasa pada anak usia dini. Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 127. https://doi.org/10.29240/zuriah.v1i2.2100

Hirsh-Pasek, K., et al. (2022). Play and language development. Frointiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.912345

Kucirkova, N. (2021). Digital reading and children’s language development. Early Childhood Development and Care. https://doi.org/10.1080/03004279.2021.1872676

Linebarger, D. L., & Vaala, S. E. (2021). Screen media and language development in children. Pediatrics. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8187440/

Livingstone, S., & Blum-Ross, A. (2020). The opportunities and risks of children’s digital engagement. In Parenting for a Digital Future: How Hopes and Fears Shape Children’s Lives. Oxford University Press.

Maharani, D., & Budiarti, E. (2022). Pengaruh media digital & mutu perangkat terhadap kemampuan bahasa pada AUD melalui konten Youtube.Jurnal Jendela Pendidikan, 2(03), 429–434. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i03.240

Malena, H. N., & Yulianingsih, W. (2026). Penggunaan aplikasi YouTube untuk meningkatkan perkembangan. Jurnal Pendidikan Anak, 15(2), 89–94.

Maysara, S. R., & Yuliani. (2024). Pengasuhan digital: Mengembangkan nilai-nilai sosial anak usia dini melalui penggunaan media digital. Al-Muhadzab, 01(02), 114–124. https://www.jurnal.staidaf.ac.id/almuhadzab/article/view/420

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Arizona State University: SAGE Publications.

Neumann, M. M. (2020) Young children and screen time: Language implications. Early Childhood Education Journal. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01026-6

Nindita, A., & Raharjo, B. (2022). Pengalaman anak pra-sekolah dalam penggunaan media digital: Pendekatan fenomenologi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–127.

Nuriyah, N., Zahro, I., & Siswono, H. (2025). Analisis peranan orang tua dalam penguasaan kosa kata pada anak usia dini 4-5 tahun di TK Baitur Rahman. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 221–230. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i1.51234

Qury, A. A., Ismaputri, F. Z., Haryanti, H., & Rahmawati, I. Y. (2024). Youtube Kids sebagai media pengenalan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Atthufulah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 75–84. https://doi.org/10.35316/atthufulah.v5i1.5568

Rohayati, T. (2024). Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: Dampak media Youtube, peran. Jurnal Wahana, 09(02), 213–229. https://doi.org/10.24903/jw.v9i2.1796

Sari, I., Tambunan, B., Kabeakan, N., & Shintya, D. (2024). Pengaruh gadget terhadap perkembangan bahasa Indonesia pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan, 4, 18244–18257.

Segers, E., & Kleemans, T. (2020). The impact of the digital home environment on kindergartners’ language and early literacy. Computers & Education, 153, 103893. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103893

Setyaningrum, N. & Tasu’ah, N. (2026). Dinamika komunikasi hibrida anak usia dini generasi alpha dalam interaksi sosial dan digital. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1)(2027–2039.). https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2213

Syaripuddin, E. Z., & Syahrani, V. (2025). Analisis pengaruh konten digital YouTube terhadap gaya bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10, 36–53 . https://doi.org/10.30659/e.10.1.36-53

Tomasello, M. (2019). Becoming human: A theory of ontogeny. Harvard University Press.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard Univesity Press.

Warna, J. (2024). Analisis youtube sebagai media pembelajaran dalam perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini berdasarkan teori belajar Lev Vygotsky. Jurnal Warna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2)(112–125). https://doi.org/10.31004/warna.v8i2.1389

Wardani, S., Widodo, P., Andriyanti, E., & Triyono, S. (2025). The influence of gadgets on language development in early childhood. Journal of Education Research, 10, 36–53. https://doi.org/10.30659/e.10.1.36-53

Wiyanto, S. H. (2025). Menumbuhkan kemampuan literasi awal anak melalui interaksi bermakna di rumah dan sekolah. Arunika Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Menengah, 1(1), 20–25. https://doi.org/10.59966/arunikawidya.v1i1.17

Downloads

Published

01-10-2026

How to Cite

Oktaviani, A. P., Rahmawati, I. Y., & Muttaqin, M. ‘Azam. (2026). Fenomena Peniruan Bahasa Anak Usia 5–6 Tahun pada Tayangan YouTube dalam Perspektif Vygotsky. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(3), 1038–1045. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1610

Issue

Section

Research Articles