Dampak Co-Parenting Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini : Sebuah Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.1079Abstract
Perkembangan sosial-emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas pengasuhan dalam keluarga, terutama pasca perceraian orang tua. Co-parenting, yaitu kerja sama pengasuhan pasca perceraian, berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak berbagai tipe Co-parenting terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan dua anak usia lima tahun sebagai subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi dampak tiap tipe Co-parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola Co-parenting seperti conflicted parenting dan parallel parenting berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak, sementara shared parenting memberikan dampak positif pada interaksi sosial dan regulasi emosi anak. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan Komunikasi yang efektif antara orang tua pasca perceraian serta merekomendasikan pengembangan program parenting di PAUD sebagai intervensi strategis dalam meningkatkan kualitas pengasuhan.
Downloads Statistics
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hanifa Najla, Nenden Sundari, Esya Anesty Mashudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
